Grafo-Forensik: Melihat Tulisan Dari Perspektif Forensik

Pada tanggal 22 November 2011, saya mendapat kehormatan untuk mewakili PT ALESI Indonesia sebagai Handwriting Analyst / graphologist swasta pertama yang menjadi saksi ahli di Pengadilan Indonesia. Kesaksian yang saya berikan di pengadilan berupa keterangan ahli di bidang grafo-forensik / grafonomi / psychometrical graphology. Artikel ini dibuat agar membuat masyarakat lebih sadar tentang keberadaan ilmu grafo-forensik, dan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika mengalami permasalahan hukum yang berkaitan dengan pemalsuan tulisan / tanda tangan.  –Putro Perdana 

Grafo-Forensik / Grafonomi

Psychometrical graphology adalah salah satu cabang dari graphology. Terminologi ini digunakan untuk menggambarkan teknik pengambilan kesan/impresi psikis seseorang melalui sampel/spesimen tulisan tangannya.

Forensic Document Examiners (FDE) menggunakan ilmu graphology untuk menguji tulisan tangan untuk mengenali keaslian atau kepalsuannya. Salah satu jenis tulisan tangan yang seringkali dianalisa adalah tanda tangan.

Informasi yang diperlukan untuk melakukan analisa adalah:

Questioned: Sampel tulisan tangan dan tanda tangan dari penulis yang tidak diketahui atau dicurigai

Comparation – sampel: Sampel tulisan/tanda tangan lain sebagai pembanding

Common authorship examination: Sampel tulisan/tanda tangan lain dari penulis yang sama atau sampel tulisan asli dari seseorang

Dari ketiga jenis sampel yang berbeda tersebut, seorang Handwriting analyst dapat memberikan pendapatnya yang dilihat dari keaslian tulisan, struktur tulisan sesuai dengan kebutuhan atau kejahatan yang harus dipecahkan. Jika kasus yang dihadapi adalah pemalsuan, maka harus ada sampel yang dianggap asli serta sampel yang disebut sebagai ‘questioned’ di atas.

FITUR UNTUK VERIFIKASI TANDA TANGAN

Tabel di bawah ini menunjukkan beberapa fitur yang dapat diadaptasi dari graphology dan graphometry untuk verifikasi tanda tangan.

Calibre : hubungan antara height dan width
Proportion : symetry dari tandatangan
Spacing : spasi antar kata
Alignment to baseline : hubungan antara tulisan dengan dasar
Progression : dinamika, kecepatan, continuity, dan uniformity.Progression terdiri dari 3 fitur: density, distribution of pixel, dan progression.
Slant : kemiringan secara umum dan secara individual huruf
Form : representasi bergambar dari movement, (antara lain: pengukuran bentuk-bentuk cekung dari setiap cell)
Terminologi khusus : Merupakan bentuk-bentuk yang khas pada setiap tanda tangan yang dihasilkan

Berikut adalah contoh hasil analisa grafo-forensik dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen

Tanda tangan yang dipermasalahkan (Questioned) beserta sampel tanda tangan asli sebagai komparasi. (Click Picture to Enlarge)

.

Hasil Analisa Grafo-Forensik (Click Picture to Enlarge)

 

Leave a comment

Filed under Graphology in Crime, Handwriting Analysis Example

Comments are closed.