Wajarkah Bentuk Tulisan Tangan Berubah-ubah?

handwriting change

Seringkali seseorang merasa heran ketika melihat bentuk tulisan tangannya yang cenderung berubah-ubah dari waktu ke waktu. Jangankan bentuk tulisan tangan, bentuk tanda tangan pun kerap berubah walaupun dibuat pada hari yang sama. Perubahan bentuk tanda tangan biasanya akan disadari ketika sedang diminta menandatangani suatu dokumen di bank. Apabila pihak teller melihat bentuk tanda tangan anda tidak sama dengan database yang ada, ia akan meminta anda untuk menandatangani ulang dokumen tersebut. Hal ini merupakan contoh sehari hari, yang menunjukan bukti bahwa bentuk tulisan dan tanda tangan kita ternyata bisa berubah pada situasi tertentu. Apakah hal ini normal?

Manusia memiliki psikologi yang dinamis, dan selalu beradaptasi dengan keadaan hidupnya. Berubahnya bentuk tulisan seseorang, dipengaruhi oleh kondisi psikologisnya pada saat itu. Dalam ilmu grafologi, disebutkan bahwa tulisan tangan merupakan representasi dari gambaran karakteristik penulisnya. Tulisan tangan sebagai cerminan psikologis seseorang, akan terus berubah mengikuti perkembangan psikologis yang terjadi di dalam dirinya. Merupakan suatu hal yang wajar jika seseorang memiliki tulisan tangan yang berbeda beda pada situasi tertentu.
Tulisan tangan antara seseorang yang sedang depresi akan berbeda dengan tulisannya ketika sedang bahagia. Gejolak emosi yang mempengaruhi psikologis seseorang, juga akan mempengaruhi bentuk tulisan tangannya. Coba perhatikan bentuk tulisan anda ketika sedang merasa senang, pasti akan berbeda dengan bentuknya dengan ketika menulis dalam keadaan marah. Ketika sedang marah, biasanya bentuk tulisan seseorang akan menjadi lebih tajam huruf-hurufnya. Tekanan tulisan juga cenderung akan lebih dalam dibanding biasanya. Tekanan tulisan ini dipengaruhi oleh gejolak energi agresif yang disebabkan oleh kemarahan. Itulah sebabnya secara tidak sadar, ketika anda menandatangani suatu dokumen dalam keadaan tertekan, bentuk tanda tangannya akan cenderung lebih tajam. Hal ini juga menjelaskan mengapa bentuk tulisan anda saat terburu-buru, memiliki bentuk yang berbeda dengan saat tenang. Perubahan seperti ini biasanya terlihat ketika anda sedang mengerjakan ujian. Ketika sudah memasuki detik-detik terakhir pengumpulan jawaban, maka bentuk tulisannya akan lebih berantakan. Perasaan terburu-buru ini dipicu oleh rasa ketakutan karena dikejar oleh tenggat waktu. Adanya ketakutan ini membuat jalan pikiran anda dipenuhi kecemasan. Ketakutan dan kecemasan inilah yang kemudian mempengaruhi bentuk tulisan anda. Perubahan gejolak emosi sekecil apapun, akan muncul pada tulisan tangan. Namun perubahan bentuk tulisan yang seperti ini sifatnya sementara, karena hanya mengikuti suasana hati penulisnya.

Ada faktor lain yang mempengaruhi bentuk tulisan tangan secara permanen. Dalam grafologi dijelaskan bahwa faktor perkembangan psikologis dan perubahan perilaku, juga akan mempengaruhi keseluruhan kualitas tulisan. Sadarkah anda, bahwa pada saat di Sekolah Dasar, kita semua diajarkan untuk menulis dengan bentuk huruf yang sama.. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, ada materi tentang cara menulis indah / menulis tegak bersambung. Uniknya, walaupun setiap siswa di Indonesia Raya ini diajarkan cara menulis yang sama, namun tidak ada satupun diantara kita yang memiliki bentuk tulisan yang sama persis.

Coba perhatikan tulisan anda semasa SD. Bandingkan bentuknya dengan tulisan anda sewaktu SMA. Lalu bandingkan lagi dengan bentuk tulisan anda pada saat ini. Anda akan melihat bahwa bentuk tulisan anda pada saat SD dan masa SMA cenderung berbeda jauh. Tentunya selain bentuk tulisan, anda juga sadar bahwa perilaku anda semasa SMA pastinya akan lebih dewasa dibanding sewaktu SD, bukan? Perubahan tulisan tersebut mencerminkan perubahan perilaku yang anda alami.Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa psikologis manusia sangatlah dinamis. Karakter diri seseorang akan terus berkembang sesuai dengan konflik hidup yang dihadapinya. Konflik hidup yang dihadapi setiap orang, tentu tidak akan sama. Itulah sebabnya perkembangan karakter diri setiap individu juga akan berbeda. Perubahan perilaku ini, akan terekam melalui bentuk tulisan tangan setiap penulisnya. Hal ini menjelaskan mengapa tulisan tangan setiap orang tidak ada yang identik, sekalipun kita diajarkan cara menulis yang sama. Tulisan tangan adalah identitas psikologi yang dimiliki setiap penulisnya.

(Putro Perdana, 2013)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Comments are closed.