Sejarah Singkat Tulisan Tangan

Perkembangan ilmu tentang tulisan tangan atau grafologi, tidak bisa dilepaskan dari perkembangan tentang tulisan tangan itu sendiri. Bentuk tulisan seseorang sangat tergantung dari budaya  yang dimilikinya sejak lahir. Hal inilah yang menyebabkan tulisan tangan seseorang memiliki karakteristik yang unik dan bisa digunakan sebagai bukti atau evidence di dunia forensik.

Bagaimana perkembangan sejarah tentang tulisan sehingga setiap budaya di dunia memiliki karakteristiknya masing masing? Berikut adalah sedikit ulasan yang penulis dapatkan dari berbagai literatur tentang sejarah tulisan tangan.

Menulis adalah suatu bentuk penyampaian pesan terhadap ide yang tadinya bersifat abstrak, menjadi bentuk yang lebih permanen. Ide tadinya yang bersifat abstrak, diterjemahkan oleh manusia melalui coretan termasuk gambar dan tulisan tangan.

Tulisan tangan merupakan hasil evolusi pikiran manusia untuk beradaptasi terhadap kebutuhan komunikasi yang lebih kompleks. Ketika manusia mulai memiliki kebutuhan untuk mengkomunikasikan ide-idenya di tempat yang berbeda.

Komunikasi yang awalnya dalam bentuk lisan, hanya mampu mengkomunikasikan ide di satu tempat yang sama antara pembicara dan pendengar. Dengan adanya tulisan, manusia jadi mampu untuk menyampaikan idenya tanpa harus berada di tempat yang sama dengan pembacanya. Dari situlah kemudian tulisan semakin berkembang, dan mengalami perkembangan yang unik di setiap budaya di dunia.

Masyarakat primitif sudah mulai mengembangkan ide tentang tulisan melalui coretan coretan di dinding goa. Berbagai ukiran pada batu, maupun pada kayu, sudah digunakan oleh masyarakat primitif sebagai media komunikasi simbolik. Lambat laun coretan coretan berupa gambar gambar tersebut, secara gradual menjadi lebih terkonsep dan berkembang menjadi gambar simbolik yang bertindak sebagai ‘huruf’.

(Coretan Primitif Pada Dinding Goa)

Image

 

Gambar simbolik ini, dikenal dalam sejarah sebagai ideograph. Ideograph digunakan di berbagai kebudayaan seperti sumeria, cina, aztec, maya, dan juga mesir. Dari berbagai ideograph ini, salah satu yang paling terkenal dalam sejarah adalah milik bangsa mesir, yang disebut sebagai hieroglyphics

(hieroglyphics).

Image

 

 

Gambar berkembang menjadi simbol, simbol berkembang menjadi silabel. Silabel berkembang menjadi phonograph. Phonograph ini kemudian dibuat menjadi lebih simpel sebagai phonetic symbols, yang disebut sebagai phonetic alphabet. Bangsa sumeria diakui sebagai kebudayaan yang mengembangkan alfabet pertama, yang kemudian dikembangkan dan disebarkan berbagai kebudayaan lain.

Asal kata ‘alfabet’ sendiri berakar dari bangsa Yunani. Bangsa yunani memiliki sejumlah huruf, dimana huruf pertamanya yaitu alpha dan huruf keduanya adalah beta, dari situlah kata alfabet muncul. Alfabet Yunani memiliki 24 huruf, termasuk didalamnya adalah huruf huruf vokal pertama yang dikenal manusia. Arah penulisan bangsa Yunani (writing direction) adalah dari kiri ke kanan, yang agak berbeda dengan writing direction bangsa Phoenician yang dari kanan ke kiri.

(Alfabet Bangsa Yunani)

Image

 

Bangsa Romawi, meminjam sebagian alfabet milik yunani. Bangsa romawi kemudianmempopulerkannya dengan ciri khas tulisannya yaitu huruf huruf terpisah (disconnected capital letter). Huruf huruf milik bangsa Romawi dikenal lebih sederhana dan lebih mudah untuk ditiru dan digunakan sebagai acuan huruf dalam berbagai manuscript kuno.

Saat ini pengaruh dari alfabet alfabet awal yang berasal dari Romawi dan Yunani, masih bisa dilihat pengaruhnya di berbagai negara Eropa, dan Amerika. Negara negara di Amerika Utara dan Amerika Selatan, memiliki basis alfabet dari Germanic system. Germanic system itu sendiri, diperoleh dari alfabet bangsa Romawi.

Pengaruh Germanic system di era penulisan modern:

  1. Tulisan pada bahasa Inggris (English) di Amerika Serikat dan Kanada.
  2. Bahasa Spanyol (Spanish) di Amerika Tengah dan Amerika Selatan
  3. Bahasa Portugis (Portuguesee) di Brazil
  4. Bahasa Prancis (French) di provinsi Quebec di Kanada.

(Alfabet Fraktur Pada Germanic System)

Image

 

Huruf huruf alfabet dari Yunani juga masih digunakan di beberapa negara, salah satunya adalah negara Yunani itu sendiri. Huruf alfabet yang kini digunakan bangsa Rusia dan negara-negara Eropa Timur, yaitu huruf Cryillic, juga berakar dari alfabet Yunani.

(Huruf Cyrillic bangsa Rusia)

Image

 

Selain tulisan dengan huruf terpisah, dikenal juga tulisan sambung atau cursive writing. Jenis tulisan ini dikembangkan pada tahun 1552 oleh warga negara italia yaitu Ludovico Arrighi. Arrighi mempopulerkan tulisan bersambung ini dan menyebutnya sebagai italic style. Kata italic sendiri berasal dari kata Italia, dimana jenis tulisan dengan gaya italic ini pertama kali digunakan di negara tersebut. Pada masa dewasa ini, istilah italic lebih dikenal sebagai gaya penulisan dengan kemiringan ke kanan (right slant). Gaya penulisan italic yang bersambung adalah cikal bakal tulisan modern yang digunakan saat ini di berbagai negara Eropa, termasuk Indonesia.

(Tulisan Sambung atau Cursive Writing)

Image

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Comments are closed.